Cari Blog Ini

Jumat, 08 Februari 2013

Muraqabah (Merasa selalu diawasi oleh Allah)



عَنْ أَبِي ذَرٍّ جُنْدُبِ بْنِ جُنَادَةَ وَأَبِي عَبْدِ الرَّحْمنِ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا عَنْ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : اِتَّقِ اللهَ حَيْثُمَا كُنْتَ وَأَتْبِعِ السَّيِّـئَةَ
الْحَسَنَةَ تَمْحُهَا، وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ
(رواه الترمذي وقال : حديث حسن)
Artinya   :   Abu Dzar, Jundub bin Junadah ra, dan Abu Abdurrahman Mu’az bin Jabal ra., berkata bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Bertaqwalah kepada Allah dimana saja engkau berada. Iringilah keburukan dengan kebaikan karena kebaikan dapat menghapus keburukan dan bergaulah dengan manusia dengan akhlak yang baik (HR. Tirmizi. Ia berkata,“Hadis ini hasan)

Hadis diatas menanamkan dalam diri kita untuk selalu waspada dan berhati-hati terhadap tingkah laku yang kita kerjakan karena merasa selalu diawasi oleh Allah SWT. Dimanapun kita berada tidak akan luput dari pengawasanNya karena Allah SWT. Selalu melihat kita baik terhadap kewajiban yang kita kerjakan sebagai seorang muslim seperti ketika mengerjakan shalat, puasa dll, maupun perkerjaan perkejaan lain yang kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari.
Kita disuruh bertaqwa kepada Allah SWT. Tidak hanya di masjid atau tempat-tempat ibadah saja, akan tetapi dimanapun kita berada, hendaklah bertaqwa karena dengan bertaqwa kita terhindar dari maksiat, bukankah kebanyakkan orang melakukan maksiat itu diluar masjid???? Maka sangat tepat sekali Allah mengingatkan kita dengan firmanNya “Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya” (Al A’raf : 96)
Disetiap kesalahan-kesalahan yang kita lakukan maka cepat-cepatlah melakukan perbaikan ataupun imbangi dengan perbuatan baik, niscaya perbuatan baik tersebut akan menghapus keburukan-keburukan yang kita lakukan tersebut setidak-tidaknya keburukan-keburukan itu akan berkurang, tentu saja berusaha untuk tidak mengulanginya lagi.
Untuk selanjutnya marilah kita bermuamalah dengan manusia dengan baik dengan menunjukkan akhlak yang baik, sehingga manusia merasa aman dan tentram selama bergaul dengan kita, bukankah nabi juga pernah mengingatkan kita Tidaklah beriman salah seorang diantara kamu sehingga ia mencintai saudaraunya seperti ia mencintai dirinya sendiri.

Tidak ada komentar: