Bulan Ramadhan sudah tinggal di penghujung, sekarng kita sudh berada di sepertiga terakhir bulan yang pernuh berkah ini. tak tau lah apa tahun depan qt masih sempat bertemu lagi or not.....????
sudah banyak amalan yg telah dilakukan pada bulan ini baik yang wajib ataupun yang sunat. seperti sholat, puasa, tarawih, tadarusan, saling berbagi perbukaan pa lg bentar lagi mau byr zakat n mash bayak lagi tergantung motivasi individu masing2. karena memang pada bulan ini kesempatn berlian untuk memperbanyak amal.
TAPI, pernahkah qt memikirkan bahwa mungkinkah amaln tersebuat ditolak wujuduhu ka 'adamihi (adanya seperti tidak ada) bukankah Nabi pernah mengatakan berapa banyak orang yang berpuasa tidak mendapatkan apa2 selain lapar dan haus (al hadis), Allah juga mengatakan maka kecelakalaanlah bagi orang2 yang sholat (Q.S : al Ma'un : 4). bukankah hal ini mendakan tidak setiap amalan qt PASTI diterima, mungkinkah amalan qt yg selama ini dikerjakan SIA-SIA????
memang sich, urusan diterima nggaknya suatu amalan mutlak di tangan Allah. tapi bukankah Dia telah mengutus Rasul sebagai pembimbing qt supaya qt bermal sesuai dengan apa yang dikehendaki oleh NYa, tp kenapa ya masih banyak diantara qt yang mengaku mencintai Allah dan rasul tapi tidak berusaha mencari tau dan mengamalkan apa yang dicintai oleh Allah dan RasulNya, hanya sebatas mengandalkan logika dalam berhujjah, sehingga banyak amalan yg MUSTAHAB (yg disukai) untuk dikerjakan malah ditinggalkan bahkan diantara qt ada yg lebih menghargai Besi (argumen yg lemah dalam bermal) dari pada intan berlian (argumen yang kuat dalam beramal)
sebernarnya ada 2 syarat mutlak diterimanya suatu amaln, tentu selain dia yang bermal adalah orang muslim
pertama Niat yg ikhlas karena Allah seperti kataNya Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan
ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus (Q.S Al bayyinah : 5) dan kata nabi setiap amalan itu sesuai dengan niatnya (al Hadis), so sudahkah qt berniat ikhlah karena Allah...... klw blm mari qt perbaharui niat qt.....!!!!.
kedua ibadah harus lah sesuai dengan tuntunan seperti kata Allah Apa yang diberikan Rasul kepadamu, maka terimalah. Dan apa yang dilarangnya
bagimu, maka tinggalkanlah (Q.S : Al Hasyr : 7) dan kata nabi Siapa yang beramal/berbicara dalam urusan agama ini yang tidak ada landasannya dari ku sama sekali maka amalannya tertolak (al Hadis) so sudahkah amalan qt ini sdh mengikuti tuntunan syari'at atau hanya sekedar mengingkut apa kata nya padahal "nya" yg qt ikutin belum tentu sesuai dengan al qur'an n sunnah rasul.... so tunggu apa lagi!!!!!!!! hanya qt dan Allah lah yg tau persis terhadap apa yang telah qt kerjakan.